Kopdar Koper Ransel Travelingyuk Perdana di Makassar

Kopdar merupakan singkatan dari Kopi Darat yang bertujuan untuk menjalin silaturahim sebuah perkumpulan atau komunitas tertentu dari yang awalnya hanya berkomunikasi via medsos, radio, ataupun media lainnya pada kopdar ini bisa bertemu dan berdiskusi langsung. Sedangkan KOPER RANSEL merupakan singkatan dari  KOlaborasi PERgi libuRAN & SELalu dukung pariwisata Indonesia.

Saya sebagai travel blogger (ceritanya) sangat tertarik dengan kegiatan ini, pasalnya saya selalu update tentang kopdar dari berbagai komunitas traveling dan blogger yang ada di Indonesia seperti Indonesia Corner, Travel Blogger Indonesia, Blogger Anging Mamiri, Home WordPress hingga komunitas grup fb Warung Blogger dan Celoteh Backpacker.

Namun, apa daya saya yang tinggal di Timur Indonesia hanya bisa melihat dan melewatkan begitu banyak kopdar dan kegiatan kumpul lain yang seringnya dilaksanakan di Ibukota saja hahaha.

Oh iya bukan tanpa alasan saya sering melirik komunitas diatas, tapi saya merasa senang karena bisa mendapat banyak informasi seputar traveling dan berkenalan dengan berbagai blogger lain yang notabenenya saya masih cupu kalo dibandingin yang lain, hehehe.

Koper Ransel Travelingyuk
Silverhawk cafe

Kopdar Koper Ransel Traveling Yuk

Mengusung tema “kalau bisa traveling bareng kenapa harus sendiri” ? nahh judul ini sangat menarik menurut saya karena sangat bertolak belakang dengan apa yang sering saya saya lakukan yakni lebih suka jalan-jalan sendirian. Mulai dari itinerary, makan, budgeting, transport hingga tidur saya selalu sendiri *curhat*. Maka dari itu saya sepertinya merasa ada keseruan tersendiri ikut kegiatan ini.

Koper Ransel Travelingyuk Koper Ransel Travelingyuk

Kopdar kali ini dilaksanakan di Silverhawk Alabaik, Jl. Andi Mappaoddang No.20 pada hari Ahad, 4 Maret lalu. Kagiatan ini adalah yang pertama di Makassar dan ketiga setelah dua kopdar sebelumnya di pulau Jawa. Pada kesempatan kali ini dihadirkan dua pemateri dengan diskusi yang sangat menarik yakni membahas tentang traveling & teaching sedangkan yang kedua membahas mengenai potensi kopi kahayya pada sebuah desa di Bulukumba.

Pemateri pertama akrab disapa Appi berasal dari komunitas 1000 Guru Sulsel yang bercerita mengenai pengalamannya ke pelosok desa untuk mengajar sambil traveling menikmati indahnya panorama alam disana yang masih asri, jauh dari polusi knalpot kendaraan.

Disana dilakukan proses belajar mengajar layaknya di sekolah pada umumnya guna memberi motivasi dan ilmu tambahan kepada anak-anak desa dengan biaya pribadi dan mandiri. Sebuah kutipan indah yang masih saya ingat yang diucapkannya pemateri pertama, yakni:

“luangkan waktumu untuk mendidik anak negeri sebelum mendidik anak sendiri”, nah kan kecehh kata-katanya

Pemateri kedua bernama Tismi Dipalaya yang membahas mengenai potensi kopi dan alam di desa kahayya sebagai salah satu sumber untuk menarik wisatawan untuk datang. Selain itu dengan potensi ini bisa meningkatkan taraf ekonomi masyarakat sekitar, tinggal bagaimana publikasi kita ke lingkungan luar.

Koper Ransel Travelingyuk
pemateri kopdar

Sekilas Tentang Travelingyuk

Jadi menurut perbincangan saya dan beberapa orang dibalik layar, traveling yuk didirikan pada tanggal 7

November 2014 lalu oleh seorang blogger asal Malang yang hoby traveling, makanya kantor pusatnya berada di kota Malang, bukan di Jakarta –saya juga baru tahu-

Beberapa tahun kemudian Travelingyuk menjelma menjadi sebuah situs yang konsen membahas tentang traveling secara khusus dan konsisten. Pendirian situs tersebut dilatarbelakangi beberapa alasan sebagai berikut:

  1. Indonesia memiliki potensi sumber daya yang unlimited alias tak pernah habis yakni : Pariwisata
  2. Mengajarkan masyarakat Indonesia untuk menjaga dan mencintai daerah mereka yang memiliki kekayaan yang melimpah.
  3. Memaksimalkan publikasi tentang tempat wisata Indonesia yang nantinya dapat dijadikan referensi ketika ingin liburan.
  4. Menyalurkan minat dan dan hoby generasi muda bangsa.
  5. Mengurangi angka pengangguran dengan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat setempat.
  6. Mengurangi aktifitas tidak jelas dan dialihkan jadi jalan-jalan ke tempat wisata.

Saat ini travelingyuk.com sudah menjadi salah satu situs dengan pokok bahasan traveling yang terbesar di Indonesia dengan jumlah pembaca rata-rata 1,6jt orang, kuy baca-baca disini.

Bacaan menarik : Ternyata Ini Tips Rahasia Traveling Hemat Mydaypack

Tujuan ikut koper ransel travelingyuk

Saya bukan tanpa tujuan mengikuti kopdar ini. Sebagai pecinta wisata lokal, saya punya tujuan khusus yakni mengenalkan objek wisata yang ada di Sulsel agar tetap lestari dan TIDAK DIKELOLA ORANG ASING!

Biarlah masyarkat sekitar dan pemda setempat yang mengelola dan mengembangkannya sebagi orang yang tahu banyak tentang wisata dan alam sekitar tempat tersebut.

Saya menyambut hangat mba Lidya dan teman-teman travelingyuk lain yang datang ke Makassar untuk berbagi cerita seputar pariwisata di Indonesia. Selamat datang di kota Makassar dengan orang-orangnya yang sombere

Sampai jumpa di Koper Ransel berikutnya di Makassar dan kota lainnya!

Koper Ransel Travelingyuk
crew travelingyuk

4 thoughts on “Kopdar Koper Ransel Travelingyuk Perdana di Makassar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.