Tips Backpacker Sendirian Ke Bunaken

Ayo jo ka Manado adalah kalimat pertama yang saya baca ketika pertama kali tiba di bandara International Sam Ratulangi, Manado Sulawesi Utara yang memiliki arti sebuah ajakan “ayo ke Manado!”. Kota yang terkenal dengan kuliner tinutuannya ini terletak di sisi timur Indonesia dengan kekayaan alam yang sangat melimpah, salah satunya ialah taman laut yang sangat terkenal hingga ke seluruh penjuru dunia bernama “Bunaken”.

Namun untuk bisa sampai ke provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ini tanpa guide, tanpa ikut open trip, tanpa punya teman yang tinggal di Manado dll pasti perlu persiapan yang matang. Hal tersebut yang ingin saya dan mydaypack coba bagi pada kesempatan kali ini.

Mengapa Bunaken?

Bunaken adalah sebuah pulau dengan luas kurang lebih 8 km²​. Dulu saya mengira kalau Bunaken itu adalah sebuah tempat permandian sejenis water park, hahaha tapi itu ketika saya masih SD dan teknologi tak secanggih saat ini. Saya diceritakan dari mulut ke mulut kalau Bunaken memiliki sebuah taman yang sangat indah tapi di bawah laut. Bunaken merupakan taman laut nasional pertama yang didirikan di Indonesia pada tahun 1991 yang kemudian menjadi situs warisan dunia yang diakui UNESCO pada tahun 2005. Maka dari itu sangat disayangkan kita yang notabene nya merupakan orang Indonesia yang telah melalang buana keluar negeri tapi belum sempat melihat keindahan Bunaken.

Alasan lain mengapa bunaken berbeda dengan taman laut lain yang ada di dunia karena disini katanya terdapat underwater great walls atau biasa juga disebut hanging walls yang berarti dinding-dinding karang raksasa yang berdiri vertikal dan melengkung ke atas. Mendengar kalau bunaken punya “dinding-dinding karang raksasa yang berdiri vertikal dan melengkung ke atas” saya merinding dan merasa penasaran belum percaya  akan hal itu, tapi….. ketika saya ke Bunaken saya MELIHAT DINDING ITU ! “subhanalloh”

Dimana lokasi Bunaken?

Taman Nasional Bunaken terletak di provinsi Sulawesi Utara, Indonesia atau lebih tepatnya di seberang kota Manado yang juga merupakan ibukota provinsi tersebut. Taman laut indah yang akrab disebut Bunaken ini terletak tepat di segitiga emas terumbu karang dunia yang tersebar dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Papua Nugini, Timor Leste hingga kepulauan Solomon dengan berbagai jenis terumbu karang

Taman nasional Bunaken terletak diantara 5 pulau yang tidak kalah indahnya bernama Pulau NaenPulau BunakenPulau Manado TuaPulau Siladen, dan Pulau Mantehage beserta anak pulau yang di sekelilingnya dengan jumlah penduduk yang ada di kelima pulau tersebut sekitar 20.000an orang.

Apa saja yang bisa dilakukan?

  • Snorkeling merupakan hal wajib yang harus anda lakukan ketika kesini
  • Diving adalah hal yang menjadi tujuan utama para divers lokal hingga mancanegara ketika disini
  • Wisata pantai bisa dilakukan, tapi menurut saya pesisir pantai di Bunaken sama saja dengan pantai-pantai lain pada umumnya yang ada di Indonesia, kelebihan yang mencolok memang hanya pada taman lautnya indahnya yang dapat memanjakan mata
  • Berjemur juga hal yang sering dilakukan para tourist yang ada disini
  • Camping dan piknik keluarga banyak dilakukan pada saat weekend

Transportasi ke Bunaken

Berikut itinerary lengkap yang saya pernah buat agar bisa sampai ke Bunaken sendiri dengan selamat:

  • Naik Pesawat dari kota asal menuju Bandara International Sam Ratulangi (Rp 400.000 – Rp Rp 600.000 jika start dari Makassar)
  • Naik Bus Bandara 30 menit menuju terminl Bus Pal 2 Rp 35.000,- (jika jam operasional bus sudah selesai maka naiklah taksi dengan harga mulai Rp 60.000,-)
  • Naik angkot 10 menit menuju pasar 45 Rp 4.000,-
  • Jalan kaki 10 menit ke dermaga kuala jangki/dermaga marina/dermaga kalimas (hati-hati salah dermaga kayak saya yang hampir ke naik perahu ke talaud dan tahuna, hahaha)
  • Naik perahu sewa PP 45 menit ke pulau Bunaken Rp 1.100.000,- kapasitas maksimal 15 orang/boat
  • Naik perahu angkutan 45 menit ke Bunaken Rp 30.000,- dengan jadwal keberangkatan jam 09.00 pagi dan pulang pada jam yang sama esok hari.

HTM selama di Bunaken

  • Tiket Pelajar/Mahasiswa    : Rp 1.000,-/day
  • Tiket Wisatawa Lokal Rp 2.500,-/day
  • Tiket Wisatawan Mancanegara Rp 50.000,-/day
  • Tiket Anak dibawah 10 tahun fre​e
  • Sewa alat snorkeling Rp 100.000,-
  • Sewa baju Rp 50.000,-
  • Sewa perlengkapan diving Rp 750.000,-
  • Penginapan di Bunaken mulai Rp 500.000,-/malam
  • Penginapan di rumah warga lokal mulai Rp 100.000,-/malam

Tips ke Bunaken dengan sebuah Daypack :

  • Jika ingin murah berangkatlah berkelompok agar bisa patungan sewa kapalnya
  • Bawa makanan dan cemilan, untuk menghemat pengeluaran di pulau dan juga menghemat waktu ketika sementara diving/snorkeling bisa makan siang di kapal
  • Bawa alat snorkeling sendiri jika punya
  • Jika waktu kalian mepet saya menyarankan untuk pergi pagi hari pukul 07.00 dan pulang pukul 16.00 agar bisa menikmati kuliner manado
  • Jangan lupa bawa sunblock
  • Berangkatlah antara bulan April – September, karena tidak sedikit yang ke Bunaken tapi tak berjodoh dengan pemandangan lautnya dikarenakan cuaca buruk
  • Jika ingin menyewa kapal seharga Rp 700.000,- PP saya ada kenalan, silahkan DM via IG : @mydaypack
  • Ikutlah open trip yang biasanya lebih hemat jika masih ragu berangkat sendiri, biayanya cuma Rp 200.000,- tapi harus mengikuti jadwal dan rundown trip yang telah dibuat

Nah, itu tadi detail informasi yang bisa saya share seputar Bunaken dan transportasinya. Semoga bisa bermanfaat bagi teman-teman yang ingin melancong hingga ke ujung pulau Sulawesi ini. Saya mendapat banyak pengalaman dan kenalan baru di Manado ini, kesan saya secara umum bahwa Manado adalah kota yang aman, tentram dan punya orang-orang yang ramah. Jadi jangan khawatir jika baru pertama kali ke Manado!

Ayo jo ka Manado!

10 thoughts on “Tips Backpacker Sendirian Ke Bunaken

  1. Lumayan ya harga penginapan di sana, untung saja warga memberdayakan rumahnya agar bisa diinapi. Dan bener, kayaknya enak rame-rame untuk menekan budget. Tapi kalo mau ajak temen pada susah nemu jadwal, trus ujung2nya gak jadi pergi, mending pergi sendirian ya hehe.

    Alam bawah lautnya cantik, walaupun gak sewarna-warni yang aku pikirkan.

    1. haha iyaa, jaman sekarang itu janjian ngumpul tapi ujungnya gak jadi dan pergi sendiri2…

      iya klo snorkeling kurang kliatan karang berwarnanya, tp klo diving kliatan kok yg agak dalem…

    1. hahaa iya kemarin juga sempet eksplore manado, lumayan mudah transportasi dan wisata kulinernya. tapi hati2 banyak kuliner ekstreem hahahaa

  2. Luar biasa mydaypack sharingnya.
    Pasti sangat bermanfaat bagi yang akan berkunjung ke Manado, baik itu untuk touris domestic dan manca negara. Kalau ada waktu berikut mungkin bisa di review juga untuk Pulau Lihaga dan pantai Paal yg ada di Manado.
    Terima kasih, sukses terus mas dalam tulisan2nya.

    Cheers,
    ValleryRent

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *