Terdampar Di Pulau Tiga Yang Menawan

     Pada artikel sebelumnya yakni Snorkeling Pulau Tunda Yang Tertunda telah diceritakan pengalaman unik snorkeling di sebuah pulau yang terkendala karena mesin kapal yang trouble akibat kemasukan air laut yang menyebabkan kami berenang dari kapal menuju pulau terdekat yang ada. Pulau itu tidak lain bernama Pulau Tiga yang terletak tepat sebelum Pulau Tunda sekitar 1 jam perjalanan.

Mengapa Pulau Tiga?

     Jika ditanya mengapa bisa sampai ke pulau tiga? Bisa dibilang karena terdampar akibat mesin kapal yang mengalami masalah saat perjalanan menuju Pulau Tunda untuk melakukan aktifitas snorkeling. Tapi walau namanya terdampar, kali ini terdamparnya tidak seperti pada film-film Pirates Of The Caribbean yang di pulau tersebut tak berpenghuni dan mematikan. Terdampar kali ini ialah di sebuah pulau yang indah dengan laut yang biru, pasir yang lembut dan juga gazebo-gazebo dan pantai yang sudah tertata dengan rapi dan bersih.

Dimana lokasnya?

      Pulau Tiga secara administratif terletak di kota Serang, Banten yang berada tepat sebelum Pulau Tunda. Jarak dari pelabuhan karangantu ke pulau tiga sekitar 1 jam perjalanan sedangkan jarak dari pulau tiga ke pulau tunda sekitar 1 jam perjalanan juga.

Bagaimana cara ke Pulau Tiga?

Cara untuk ke Pulau Tiga, sama dengan cara ke Pulau Lima dan Pulau Empat. Jika start dari Jakarta:

  • Kereta api jurusan Stasiun Duri – Karangantu pkl 14.00 Wib (3 jam) : Rp 8.000,-/org
  • Angkot dari Stasiun Karangantu – Pelabuhan Karangantu (3 menit) : Rp 5.000,- /org (jalan kaki 500 m Gratis)
  • Sewa Kapal PP Pelabuhan Karangantu – Pulau Lima (25 menit) : Rp 50.000,- /org kalau perginya sendiri maka biaya speed boat disewa Rp 200.000,-/kapal (087808084033 Pak Daeng)
  • Karcis masuk Pulau Tiga : Rp 12.500,-/org

Aktifitas Pulau Tiga?

      Pulau tiga merupakan pulau yang sudah ditata dan memiliki pengelola. Hal tersebut terlihat dari papan nama dan kursi besi yang keren, gazebo yang tersusun dengan rapi, tersedianya toilet hingga fasilitas outbond yang ada di tengah pulau. Mengenai titik snorkeling saya sudah berkeliling setengah pulau tapi yang saya temui di dasar hanyalah pasir lembut pulau, saya belum melihat karang dan ikan yang warna warni seperti di pulau sangiang kemarin. Tapi untuk bersantai dan berfoto di tempat ini sangat recommended karena pantulan cahaya matahari ke laut dan pantai memberikan warna yang sangat pas ketika di foto.

      Walaupun tidak sampai ke pulau tunda setidaknya kami masih beruntung bisa terdampar di pulau yang menawan seperti ini dan membawa pulang banyak foto-foto keren yang bisa dialbumkan. Next trip jika destinasinya ke pulau, maka pelajaran penting yang harus diingat ialah kita harus memastikan apakah mesin kapal benar-benar fit untuk membawa kita menyebrangi lautan menuju pulau tujuan yang diinginkan.

 

11 thoughts on “Terdampar Di Pulau Tiga Yang Menawan

    1. Kebetulan kosong tuh karna saya datangnya weekday hehee.. tapi pulau ini termasuk masih baru juga jadi belum banyak orang luar kota serang yang kesini.. klo mau tendaan tinggal lapor aja

  1. Lumayanlah Mas ini pulaunya, hehe. Cocok buat bersantai sambil menikmati alam pantai. Tiduran di saungna juga seru tuh kayaknya, asal jangan sampai lupa waktu saja, haha. Biayanya terjangkau juga ya, saya jadi pengen jalan kemari dah, ajak tiga empat orang dan biaya pun jadi murah banget, terutama di sewa kapal. Itu kemarin belasan orang jadi berapa perahu Mas? Sampai tiga atau empat begitu, ya?

  2. baca postingan ini baru tau kalo ada pulau tiga. Bagus juga ya dan masih sepi alias belum banyak wisatawan tau tempat ini kayaknya. Terakhir berkunjung ke arah Banten itu ya ke Paniis Ujung Kulon, bawa anak-anak juga hehe.
    Terima kasih sudah sharing ya Asyraf, dan salam kenal 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *